Minahasa, Sedetik.id – Suasana mencekam mewarnai perkebunan Kelelondey, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, Sabtu (25/10/2025).
Bermula karena sebuah peluru nyasar diduga berasal dari latihan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat hampir mengenai seorang petani yang sedang beristirahat.
Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui akun Facebook Kelelondey Memangil. Dalam unggahannya, akun itu menyebutkan bahwa peluru tersebut melesat dan jatuh sangat dekat dengan posisi seorang petani yang tengah berteduh.
“Hari ini suasana berkebun menjadi sangat mencekam akibat peluru nyasar TNI Angkatan Darat sedang melakukan latihan hampir saja memakan korban,” tulis akun Kelelondey Memangil.
Petani yang nyaris menjadi korban diketahui bernama Hardi Mirah, warga Desa Raringis. Melalui akun media sosialnya, Hardi mengungkapkan rasa syukur karena selamat dari insiden itu.
“Odoh kasiang, amper kena tembak,” tulis Hardi dalam unggahan yang dikutip akun tersebut, menambahkan bahwa jarak peluru dengan dirinya sangat dekat.
Dalam keterangan yang sama, akun Kelelondey Memangil menjelaskan, kejadian terjadi saat para petani beristirahat setelah menanam tomat. Biasanya, setelah makan siang, para petani berbaring di lokasi yang kini menjadi tempat bersarangnya peluru tersebut.
Unggahan itu juga menyinggung penolakan warga terhadap aktivitas latihan TNI di area perkebunan Kelelondey beberapa waktu lalu. Alasannya, lokasi latihan dinilai berdekatan dengan area aktivitas warga, termasuk lahan pertanian, sekolah, dan rumah sakit.
“Area ini juga sangat dekat dengan sekolah dan juga rumah sakit karena sangat mengganggu suara dentuman bom yg sering dilakukan oleh TNI” tulis akun tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI Angkatan Darat terkait insiden tersebut.
Penulis: Leon Wilar

