Wednesday, February 18, 2026
HomeSULAWESI UTARACerminkan Ketulusan HA, Franky Tulungen Masuk Bursa Calon Rektor UKIT

Cerminkan Ketulusan HA, Franky Tulungen Masuk Bursa Calon Rektor UKIT

Tomohon, sedetik.id – Nama Dr. Franky Tulungen, M.S., DEA, mulai santer dibicarakan sebagai salah satu kandidat Calon Rektor Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT). Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan telah mengabdi sebagai dosen sejak masa kepemimpinan Prof. Mezak Ratag hingga periode Rektor Sandra Korua.

Selama menjabat, Franky Tulungen dinilai memiliki rekam jejak yang konsisten dalam pembinaan kemahasiswaan, penguatan karakter, serta kepemimpinan mahasiswa. Berbagai program pengembangan organisasi kemahasiswaan, peningkatan kapasitas sumber daya mahasiswa, hingga dorongan terhadap partisipasi aktif dalam kegiatan akademik dan non-akademik menjadi bagian dari capaian yang memperkuat posisinya dalam bursa pencalonan.

Selain kiprahnya di internal kampus, Franky Tulungen juga dikenal sebagai orang kepercayaan mantan Ketua Sinode GMIM, Pdt. Hein Arina. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam proses hukum yang pernah dialami mantan Ketua Sinode GMIM tersebut, terdapat dukungan dari sejumlah tokoh melalui inisiatif Sahabat Pengadilan (Amicus Curiae) yang turut diinisiasi oleh Franky Tulungen. Perannya dalam memperjuangkan agar Hein Arina bebas dari jeratan hukum disebut cukup signifikan.

Sejumlah kalangan menilai, pengalaman organisasi, jejaring yang luas, serta pengabdian panjangnya di lingkungan UKIT menjadi modal penting apabila ia benar-benar maju dalam kontestasi pemilihan rektor. Dukungan terhadap sosoknya disebut menguat karena dianggap mampu menjaga stabilitas serta mendorong pengembangan institusi ke arah yang lebih progresif.

Salah satu dosen yang enggan disebutkan namanya menilai Franky Tulungen berpotensi membawa UKIT ke arah yang lebih baik. Menurutnya, sosok Franky memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dan ketulusan dalam melayani.

“Pak Angky ini punya kelebihan tersendiri. Saya yakin dia bisa membawa UKIT jauh lebih baik. Karakter mantan Ketua Sinode GMIM tercermin dalam diri Pak Angky, baik dari sisi ketulusan dalam melayani maupun kepemimpinan yang tegas namun merangkul,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai kepemimpinan yang selama ini ditunjukkan mantan Ketua Sinode GMIM dinilai hidup dan terimplementasi dalam gaya kepemimpinan Franky Tulungen, terutama dalam membangun komunikasi, menjaga soliditas, serta menghadapi berbagai dinamika di lingkungan kampus.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Franky Tulungen terkait kesiapannya maju sebagai calon rektor. Proses penjaringan dan tahapan pemilihan di lingkungan UKIT masih dinantikan oleh sivitas akademika.

(red)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments