Monday, March 23, 2026
HomeBERITATanamkan Nilai Kebangsaan, Elisa Ermasari Sosialisasikan Empat Pilar

Tanamkan Nilai Kebangsaan, Elisa Ermasari Sosialisasikan Empat Pilar

BENGKULU – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Bengkulu, Elisa Ermasari, S.Mn, kembali melakukan upaya penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (SOS) MPR RI ke-1 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Serbaguna yang berlokasi di Jalan Bandar Raya RT/RW 001/001 No. 04 Gang SMPN 11, Kelurahan Rawa Makmur Permai, Kota Bengkulu, pada Selasa (10/2/2026).

Sejak pagi hari, kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 11.15 WIB itu diikuti oleh anak-anak yatim serta masyarakat sekitar. Para peserta tampak antusias mengikuti dialog kebangsaan bersama wakil daerah mereka di parlemen.

Dalam penyampaiannya, Elisa Ermasari menekankan pentingnya pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, empat pilar tersebut tidak hanya dipahami sebagai konsep normatif yang diajarkan dalam pendidikan formal, tetapi harus menjadi nilai yang dihidupi dalam praktik kehidupan sosial masyarakat.

“Nilai kebangsaan tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi harus tumbuh dari sikap saling menghargai, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Elisa saat berdialog dengan peserta.

Ia juga menilai penguatan nilai kebangsaan perlu dimulai dari ruang-ruang komunitas masyarakat, termasuk melalui kegiatan yang menyentuh langsung kelompok sosial seperti anak-anak yatim dan warga di lingkungan permukiman.

Dalam kegiatan tersebut, pendekatan yang digunakan bersifat interaktif. Elisa tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi juga mengajak peserta berdiskusi mengenai bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Elisa, penguatan karakter kebangsaan juga tidak dapat dilepaskan dari upaya membangun kepercayaan diri generasi muda, terutama bagi anak-anak yang tumbuh dalam berbagai kondisi sosial.

“Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari masa depan bangsa. Yang terpenting adalah bagaimana kita menanamkan nilai persatuan, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air sejak dini,” katanya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Salah seorang warga mengaku kegiatan seperti ini memberikan pemahaman yang lebih nyata tentang nilai kebangsaan.

“Selama ini kami sering mendengar tentang Pancasila atau kebangsaan, tetapi melalui kegiatan seperti ini kami jadi lebih paham bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Hal senada disampaikan salah satu peserta dari kalangan anak yatim. Ia mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena penyampaiannya mudah dipahami dan memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi.

“Kami senang karena bisa berdiskusi langsung dan diberi kesempatan bertanya. Jadi lebih mengerti tentang arti kebersamaan dan saling menghargai,” tuturnya.

Bagi masyarakat yang hadir, kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum sosialisasi, tetapi juga ruang refleksi bersama mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut, Elisa Ermasari menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan kebangsaan yang membumi, yakni pendekatan yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga nilai persatuan, kemanusiaan, dan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

(Redaksi)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments